Rabu, 16 Oktober 2024

MINUMAN SERAM ASLI KEDIRI YANG SEGAR RASANYA

     


Selamat pagi dan salam sehat selalu sahabat semesta, kali ini Mimin akan berbagi cerita dan pengetahuan tentang sesuatu yang segar segar dari kota Kediri, dan Sesuatu itu adalah minuman.

     Ciri khas dari minuman ini Adalah dia menggunakan sirup berwarna hijau dan nama yang seram, mungkin para sahabat ada yang tahu minuman ini? Iya benar, minuman tersebut adalah Es Buto Ijo.Perlu sahabat semesta ketahui bahwa es Buto ijo ini merupakan minuman khas asli kota Kediri.

     Asal muasal nama dari es inipun cukup unik. Orang yang pertamm ali meracik es ini adalah seorang Bapak dari Ds. Bandar Lor Kec. Mojoroto Kota Kediri yang bernama Bapak Sujito, dan karena yang lebih familiar dilingkungan pada waktu itu adalah istrinya maka warga sekitar menyebut es tersebut sebagai Es Buto, sedangkan kata Ijo mengacu pada sirup yang digunakan yang berwarna hijau terbuat dari pewarna daun pandan.

     Bagi sahabat semesta yang penasaran segarnya es Buto ijo, nich Mimin kasih bocoran resep racikan nya. Yang pasti ada yaitu es batu yang dipasrah, kolang Kaling yang dipotong kecil, Naka De Coco, tepung mutiara, kacang ijo, kelapa muda yang diserut, biji selasih dan terakhir adalah susu kental manis serta sirup melon. Beberapa penjual ada yang mengkombinasikan dengan potongan buah seperti buah sawo atau buang nangka sehingga menambah kelezatan es ini. Untuk harganyapun es Buto ijo termasuk sangat ramah dikantong, per gelas hanya 4000 sampai 5000 saja.

Buat sahabat semesta yang berkunjung ke Kediri tidak akan lengkap jika belum merasakan segarnya es Buto Ijo.

Kediri memang segar ya guys..!!

Rabu, 10 April 2024

INI DIA JENIS PETASAN LEGENDARIS TEMPOE DOELOE



Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan ya sahabat semesta, sebentar lagi kita akan merayakan kemenangan di akhir bulan suci ini.

Tidak terasa juga hari demi hari dibulan Ramadhan kita lalui dengan berbagai kegiatan khas puasa, mulai dari ibadah puasa itu sendiri, ritual klotekan saur , ngabuburit atau berburu takjil, Buka Bersama, Sholat Tarawih hingga hal hal kecil yang selalu menyertai dan muncul tiap kali datangnya bullan Ramadhan serta saat menyambut Idul Fitri.

Nah kali ini Mimin sengaja akan berbagi kenangan masa kecil utamanya sebuah ritual atau kebiasaan yang selalu muncul saat bulan Ramadhan yang mungkin saat ini sudah mulai memudar atau bahkan tidak ada lagi. Ritual ini dinamakan Nyumet Mercon atau dalam bahasa Indonesia kita sebut sebagai Menyalakan Petasan.

Buat sahabat semesta yang memiliki tahun kelahiran 70 an hingga tahun 90 an, atau yang lebih kita kenal sebagai Generasi X dan Generasi Milenium pasti ingat banget dengan kegiatan Nyumet Mercon ya.

Nah yang perlu sahabat semesta ketahui ada 5 jenis petasan yang sangat fenomenal dan legendaris pada saat itu, apa saja sih jenis mercon tersebut, ini dia bocorannya:

1. Mercon Impling/Rawit

Ini adalah jenis mercon yang memiliki bentuk yang umum, yang terbuat dari gulungan kertas dan
biasanya ukurannya hanya sebesar sedotan dengan diameter 0.5 cm dan panjang sekitar 3 sampai 4 cm, tetapi ketika dinyalakan menimbulkan suara yang cukup keras, dan inilah kenapa sering disebut kecil kecil cabe rawit.



2. Mercon Bantingan

Untuk yang satu ini memiliki bentuk yang unik yaitu bulat seperti kelereng dengan diameter kurang

lebih 2 cm, sedangkan untuk membunyikannya cukup mudah yaitu hanya dengan membantingkannya ke arah permukaan yang keras seperti di aspal maupun teras, dan karena cara membunyikannya yang mudah sehingga banyak disukai oleh anak anak baik laki laki maupun perempuan. Mercon jenis inipun tidak begitu berbahaya karena hanya menimbulkan letupan kecil dan biasanya malah dipakai sebagai media perang perangan oleh anak anak.


3. Mercon Lontar.

Kalau jenis yang ini disebut juga mercon rakitan karena bahan yang dipakai memanfaatkan busi bekas yang dihilangkan bagian keramik dan besi pematiknya, sedangkan bagian ujung yang lancip dipasang tali rafia yang sengaja dibuat serabut dengan tujuan ketika mercon tersebut dilontar keatas bisa jatuh vertikal kebawah. 
Bahan bakarnya pun bukan Bubuk mesiu tetapi memanfaatkan kepala korek api yang digerus dan juga kertas korek api sebagai penutup, baru kemudian ujung busi ditutup dengan baut. semakin tinggi mercon dilontarkan keatas semakin keras bunyi yang dihasilkan, namun mercon jenis ini perlu nyali besar untuk melemparnya karena jangan sampai waktu turun malah jatuh ke si pelempar.

4. Mercon Pendem.

Nah kalau yang ini adalah jenis yang paling unik dan kreatif karena cara membuatnya asli dari bahan alam yaitu tanah liat. Pertama kita keruk tanah seukuran 40 x 50 cm sedalam 10 cm, lalu kita tata batu atau batu bata di pinggiran kerukan tanah, kita bentuk tertutup seperti goa goa an, lalu tumpukan batu tersebut kita balut dengan tanah liat sampai rata jangan lupa pada bagian pangkal kita lubangi untuk nantinya untuk tempat menyulut api. setelah mengering dan keras baru bisa mercon Pendem siap dipakai, untuk bahan bakarnya yaitu karbit yang ditaruh didalam tutup botol lalu kita beri air dan diletakkan tepat dibawah lubang penyulut, kita tunggu beberapa saat hingga gasnya cukup dan setelah itu Sulut dengan api, bunyinya sangat keras dan memekakkan telinga. Tapi harus hati hati ya sobat karena terkadang mercon Pendem ini jika konstruksinya kurang kuat dia bisa hancur meledak dan inilah letak bahaya disamping keseruannya, hehehe...

5. Mercon Bumbung.

Sebagai penutup dari semua jenis mercon diatas inilah yang paling legendaris, paling menggelegar dan paling seru karena mercon ini megadopsi wujud sebuah meriam. Biasanya bahan yang digunakan

adalah sebatang pohon bambu petung yang dipotong sekitar 1 sampai 1.5 m, lalu pada bagian Ros nya kita hilangkan dan kita sisakan Ros terakhis sebagai penutup, jangan lupa diberi lubang sulutan dekat Ros  pangkalnya. Secara teknis sistem kerjanya sama dengan mercon pendem. Disaat bumbung siap disulut akan menghasilkan bunyi yang sangat keras dan menggelegar seperti bunyi meriam. 
Lebih seru lagi ketika mercon bumbung ini dipakai anak anak maupun dewasa pada saat itu untuk bermain perang orangan dengan tetangga desa, yah saling menghadapkan meriam rakitan mereka, tapi tentu saja hanya perang suara.

Nah itulah tadi beberapa jenis mercon yang sangat populer pada waktu itu yang masih begitu melekat diingatan kita para gen X dan Gen Milenial pertengahan.
Menurut sahabat semesta Jenis mana yang paling sahabat sukai atau malah ada jenis lain di daerah sahabat ..?

Indonesia Tempoe doeloe keren juga Yach....!!


Jumat, 23 Februari 2024

SUSUK MERAH DELIMA


 
Asal usul Susuk merah Delima.

Butir butir embun masih malas berjatuhan didedaunan dari sebuah pohon bambu kuning disamping pondok yang mulai reot dipinggir sungai yang mengering. dinding dinding kayu jati yang sangat tua  dan keropos , dua buah tiang pilar penyangga atap teras yang kokoh berdiri namun sudah tidak tampak atap disana, di kanan kirinya pondok masih terlihat sisa sisa bangunan yg kini hanya tersisa tembok kayu yg mulai ditumbuhi belukar menandakan bahwa pondok ini dulu pernah begitu megah berdiri.

 
Pemandangan serupa terlihat disekitar pondok, sudah tidak ada lagi bangunan yang utuh berdiri, semuanya hampir rata dengan tanah, disana sini penuh dengan abu dan bekas kayu rumah yang hangus terbakar, sungguh pemandangan yang semakin mendirikan bulu kuduk siapapun yg melewatinya. 

Dinginnya malam semakin menusuk dan semakin merenggut gelapnya malam purnama penuh saat itu.
Malam yang begitu hening tidak terdengar suara binatang malam satupun seolah olah mereka ketakutan dan bersembunyi dari sesuatu entah apa yang akan terjadi malam itu, daun daun seolah membeku,tidak ada tiupan angin, tidak ada kunang kunang penghias malam seperti hari hari biasanya.

 
Sementara dibalik pintu pondok yang tertutup rapat terdengar tangisan lirih nan pilu dari seorang wanita. suaranya begitu menyayat hati, air mata menetes deras dari kelopak mata yang terpejam ke pipinya yang putih bersih seakan menahan sebuah beban rasa yang sangat dalam dan berat. Sesekali terdengar ucapan lirih dari bibirnya yang merah merekah, "Maafkan aku, maafkan semuanya...", sambil terus menangis tiada henti.
Jauh didalam lubuk hati dan fikiranya yang paling dalam tergambar sepak terjangnya ketika masih muda dan belia. Begitu jelas diingatannya tiga puluh tahun yang lalu, seorang gadis desa yang lugu akan tetapi sudah tidak memiliki ayah dan ibu, sejak kecil dia sudah ditinggal mati oleh kedua orang tuanya karena sakit yang diderita mereka. Akhirnya sigadis kecil itu harus berusaha bertahan hidup dengan segala daya upayanya, tidak ada sanak saudara yang dekat saat itu, karena memang dia dari keluarga miskin yang entah kenapa mereka hidup jauh dari pemukiman penduduk.
Sang gadis cilikpun terus berusaha mencukupi kebutuhan hidupnya dari makanan yang bisa dia cari di hutan di sekitar pondoknya. Baju yang dia pakaipun hanya bekas dari kedua orang tuanya yang telah meninggal dan bahkan dia sendiri yang menguburkan mereka.
Gadis kecil yang malang namun sangat tegar, untuk bertahan hidup dari cuaca , sigadis memilih untuk tinggal didalam gua kecil yang ada disamping pondoknya yang juga sudah runtuh. Disana dia tidur, makan, dan semua kegiatannya ia lakukan sendirian.
Pada suatu malam ketika dia sedang tidur nyenyak dia dibangunkan oleh seorang nenek yang langsung menjulurkan tangannya seraya ingin memberikan sesuatu kepadanya, sambal berkata, “ini adalah jodoh cincinmu”.. Sang gadis kebingungan namun dia tidak bisa menolak pemberian sang nenek, diterimanya benda kecil seperti jarum berwarna merah menyala itu tanpa ragu, dan saat itu juga sang nenek langsung menghilang.
Sigadis sangat terkejut, dia terhenyak dalam ketakutannya, seketika dia berteriak memanggil ibunya, “Ibuuuu…..!!, nafasnya terengah engah, namun dia baru sadar bahwa apa yang dia alami tadi hanyalah mimpi. “Syukurlah tadi hanyalah mimpi…”, gumamnya dalam hati. Diapun duduk dilantai goa yang hangat. Sejenak dia terus mengingat ingat apa gerangan mimpinya tadi, apa maksud ucapan si nenek tadi. Namun betapa kagetnya si gadis ketika dia merasakan ada sebuah benda kecil di genggamannya. Dilihatnya genggaman tangannya sebuah jarim berwarna merah menyala, dipandanginya jarum itu… sambil didekatkan kematanya supaya lebih dekat. “Buat apa gerangan jarum ini…?”, Dia semakin mendekatkan jarum itu ke matanya, namu tiba tiba jarum itu seperti terbang meluncur mengarah ke keningnya dan langsung masuk kedalam kulit keningnya, “Aduh..!”, jeritnya kencang namun hanya sebentar  rasa sakit itu sudah hilang kembali.
“Aduh, kenapa ini, kemana tadi jarum itu hilangnya..?”, dia terus mengusap usap keningnya tetapi sama sekali tidak ada bekas luka ataupun goresan sedikitpun.
“Apa mungkin benda tadi hanya angan anganku saja…”, dalam hati dia bertanya Tanya, “Ah sudahlah, yang penting sekarang aku sudah tidak merasakan apapun”. Gumamnya lagi

 
Perempuan itu duduk bersila di atas ranjang dan beralaskan kain merah. rambutnya yang tergerai halus dan lembut panjang menjuntai hampir menyentuh permukaan ranjang. tubuhnya semampai dan terlihat sangat menawan,  telapak tangannya bersedekap di depan dada, telapak tangan kanannya yang putih bersih tampak menutup telapak tangan sebelah kiri, seperti sedang melakukan sebuah ritual. beberapa saat kemudian tubuhnya bergetar hebat, bibirnya seperti merapal mantra, dan beberapa saat kemudian terlihat keningnya yang semula putih bersih kini terlihat ada sinar berwarna merah yang memancar dari tengah tengah keningnya, cahaya itu semakin lama semakin terang.
Masih begitu jelas tergambar diingatkannya betapa dirinya telah membuat para saudagar bertaruh harta untuk meminangnya, para jenaka bertaruh nyawa saling bunuh untuk mendapatkan cintanya, derita para istri yang teraniaya oleh suaminya karena pesonanya, hingga ada yang rela meninggalkan rumah hanya untuk dirinya,  ada istri yang meninggal karena ulahnya, perseteruan antar dua desa hingga saling membumi hanguskan keduanya. Semua terjadi karena susuk merah yang telah merubahnya menjadi jelita. Dendam, amarah, fitnah, semua tertuju padanya pada waktu itu.

 
Sejenak suara rintihannya semakin lirih dan tangannya kini mulai bergerak kearah keningnya seolah mau mengambil sesuatu dari wajahnya. Dan saat tubuhnya mengejang menahan sakit dibagian wajahnya sang perempuan segera menggenggam benda kecil seperti jarum merah menyala yang keluar dari keningnya dan langsung menaruh pada kain hitam bertulis rajah yang ada di pangkuannya dan dengan cepat dibungkusnya benda tadi lalu dimasukkan kedalam kotak Kuningan kecil. Bersamaan selesainya ritual itu, kini tubuh perempuan yang semula terlihat segar, bugar dan cantik berangsur angsur menjadi menua. Dia yang sebelumnya terlihat masih berusia belia kini berubah menjadi seorang wanita yang mulai renta, tampak kerut pipi dan wajahnya seakan berbanding terbalik dengan kondisi sebelumnya kulit tubuhnya yang putih bersih dan kencang kini mulai terlihat tampak keriput. namun dibalik semua itu kini wajahnya menampakkan perasaan lega, senyum bahagia tampak menghias seolah ada sebuah beban berat yang sudah bisa dia lepas dan selesaikan. 

Bersamaan dengan itu diluar pondok yang semula terasa hening kini berangsur angsur udara terasa segar kembali, angin sepoi sepoi bertiup membawa pesan kedamaian keseluruh lembah, butiran embun mulai menetes melepas kebekuannya, binatang binatang malam seakan bergembira bersaut sautan seolah ingin memiliki malam itu untuk selamanya. Sedangkan sang perempuan merebahkan diri di ranjang dengan tentramnya. 

Bersambung ....

Kamis, 22 Februari 2024

"UKAISYA BROWN SUGAR ", Mutiara usaha Lereng Wilis

Salam sehat sahabat semesta, kali ini Mimin akan bercerita tentang sebuah perusahaan skala menengah yang unik yang ada di Kabupaten Kediri.

          Perusahaan ini unik karena memang dia berlokasi disebuah daerah terpencil yang mungkin banyak dari kita tidak akan menyangka kalau disana akan ada sebuah rumah produksi yang sudah memanfaatkan 80 persen teknologi mesin sebagai proses produksi dan sisanya menggunakan tenaga manual atau manusia.

          Tempat usaha tersebut bernama Ukaisya Brown Sugar atau Gula Coklat Ukaisya. Terletak di Jalan Tugu Bintang, Dsn. Boto Ds. Ngetrep Kec. Mojo Kab. Kediri, lumayan jauh dari pusat kota Kediri sekitar kurang lebih dua puluh dua kilometer atau sekitar 40 menit lama tempuhnya.

Pabrik tersebut didirikan sekitar tahun 2012 oleh Bpk. Har Afani. Lokasinya cukup luas berdiri di atas tanah seluas 2 hektar. Produksi utama dari pabrik ini adalah Gula Merah Batok karena untuk cetakannya masih menggunakan batok kelapa.

Sedikit bercerita mengenai proses produksi dari Gula Coklat ini melewati beberapa proses yang lumayan sulit. Tahap pertama yaitu mamasukkan bahan baku utamanya yaitu tebu ke sebuah mesin pemeras jadi tebu akan berjalan melewati belt atau rel dan masuk ke mesin peras untuk dipisahkan antara air gula dan ampasnya. Air hasil perasan tadi akan dialirkan menuju bagian produksi yang terdiri dari tungku-tungku masak, sedangkan ampas tebu secara automatis masuk kedalam mesin Dryer dan disini ada proses pengeringan ampas yang ketika sudah kering dan keluar dari bagian Dryer maka ampas yang sudah kering tadi akan dimanfaatkan kembali sebagai bahan bakar dalam proses produksi.

Didalam ruang produksi akan ada beberapa tungku tempat menguapkan air tebu yang dialirkan dari mesin pemeras tadi, disinilah mulai melibatkan beberapa tenaga manusia, jadi air tebu yang dimasak diaduk menggunakan mesin sambil dibuang residu atau endapan yang tidak perlu. Setelah diuapkan beberapa jam air gula akan mulai mengental dan akan berubah warna menjadi kecoklatan. Proses selanjutnya adalah mengalirkan air gula yg mulai mengental tadi ke bagian   bak penggiling atau pengaduk  atau proses pengentalan lanjutan, dimesin ini gula encer tadi akan kembali di aduk secara terus menerus sampai gula benar benar kental dan memiliki tekstur yang cukup untuk proses pencetakan, biasanya hanya memerlukan waktu sekitar setengah sampai satu jam tergantung karakter atau kualitas bahan bakunya.

          Setelah tekstur gula sudah cukup, maka akan dimulai proses pencetakan dengan cara memasukkan kedalam batok batok kelapa yang sudah bersihkan dan ditaruh berjajar menghadap ke atas didalam rak rak pengering.
Pada bagian ini hanya memerlukan waktu sekitar 1 sampai 2 jam hingga gula mengeras. selanjutnya gula yang sudah mengeras tadi diambil dari batok cetakannya, dan siap dikirim ke bagian pemasaran.

Perlu diketahui bahwa hasil produksi harian dari Ukaisya bisa mencapai 4 ton. yang pemasarannya meliputi seluruh wilayah pulau Jawa dan beberapa sampai ke pulau Sumatera. karena memang biasanya gula tersebut diambil langsung ke pabrik oleh para tengkulak. 

Sabtu, 02 Desember 2023

BEBEK KOPLING, MENOLAK PUNAH

Salam sehat selalu sahabat semesta. Kalau membaca kata Legenda, yang terbersit dalam fikiran kita adalah sesuatu yang pernah ada dan luar biasa.

Untuk yang satu ini adalah tentang sebuah kendaraan yang bikin Mimin merasa sangat bangga saat mengendarainya.
Honda Supra V namanya. Motor tua warisan papi ini memang lain dan tiada duanya, sekilas memang dia tidak jauh beda dengan motor Supra lain keluaran HONDA.

Tapi ketika kita lihat lebih seksama maka akan kelihatan bedanya lo.
Kalau motor cewek pada umumnya hanya memiliki satu tuas rem sebelah kanan tapi dia mempunyai dua tuas rim di sebelah kanan dan kiri. Asal sahabat tahu bahwa tuas sebelah kiri sebenarnya tuas kopling asli Lo guys, yang apabila kita hendak mengendarai motor ini maka tuas kopling asli ini harus benar benar kita kuasai kalau tidak maka motor akan sulit stabil jalannya.

Diproduksi pada tahun 2002, menjadikan dia terasa unik dengan deretan angka pembuatan yang cantik, secantik unit dan strip kanan kiri yang artistik.

Satu hal yang membuat aku sangat bangga saat mengendarainya adalah, unit ini selalu mengingatkanku pada seorang pahlawan keluarga, sosok seorang ayah yang aku jadikan tauladan hingga saat ini.
Beliau adalah Papi ku. Dulu saat membeli unitnya, beliaulah yang mengajakku, memilih dan akhirnya bisa membawanya bawa pulang kerumah. Senang sekali saat itu karena memang itulah jenis motor idaman Papi. Sebuah motor cowok dengan kopling tangan yang tetap nyaman dikendarai meski secara fisik modelnya yang motor cewek.

Dua puluh tahun sudah aku bersama motor ini baik dalam suka maupun gembira dan belum ada keinginan untuk memindah tangankan ke orang lain, karena memang langka dan banyak cerita di dalamnya. Meski pernah suatu hari seorang sahabat semesta berusaha merayu untuk memilikinya dengan iming iming harga yang luar biasa.

Mungkin saat ini banyak yang tidak tahu sama sekali jenis motor ini dan bahkan tidak mengenalnya, bahkan sampai sampai seorang montir sempat bertanya, "Ini motor pakai mesin apa ya mas?", dia mengira ini motor hasil dari modifikasi, tapi setelah aku menjelaskan dia baru mengerti dan mengetahui kalau unit ini benar benar asli buatan pabrikan.

Sebuah legenda yang menolak punah, 
inilah sesuatu yang ingin penulis kenalkan pada semesta bahwa 
sesuatu yang unik akan selalu menjadi sebuah kebanggaan.

Senin, 27 November 2023

UNIKNYA TAMAN SEKARTAJI KEDIRI

 

Salam sehat selalu sahabat semesta, Kediri memang dikenal sebagai kota kecil yang hijau, sebuah kota yang diapit oleh dua gunung, Gunung Kelud di sisi timur dan gunung Wilis disisi barat , membuat udara menjadi sejuk dan segar, belum lagi banyak dibangun taman taman hijau di beberapa bagian sudut kota yang melengkapi keindahan baik diwaktu siang maupun malam.

Ada Sebuah taman kota yang menjadi favorit bagi warga Kediri, taman tersebut bernama Taman Sekartaji. Taman yang dimulai pembangunnya pada tahun 2017 tersebut telah menjadi salah satu ikon baru Kediri. Tempatnya yang teduh lagi sejuk karena banyak ditumbuhi pohon pohon besar, taman yang dibangun dengan nuansa minimalis itu dipenuhi dengan deretan kolam kolam ikan di beberapa sisi taman, air mancur terbuka mini yang berada tepat ditengah taman menjadi tempat yang paling disuka oleh anak anak kecil. 

Ada juga jogging track disana, beberapa bangunan yang dibuat bernuansa modern klasik yang sengaja menampakkan batu batanya membuat makin asyik pemandangan. Ada pula beberapa spot foto yang dilengkapi dengan deretan tempat duduk permanen yang kerap menjadi tempat mengabadikan momen momen liburan oleh para pengunjung. Tidak ketinggalan beberapa tempat terbuka yang sengaja dibuat untuk mengadakan acara acara komunitas, pagelaran music maupun pagelaran seni tradisional.

Taman Sekartaji akan sangat ramai setiap harinya, mulai pagi hari hingga malam hari. Pada pagi hari biasanya dipergunakan oleh komunitas tertentu untuk giat senam bersama, seminar, pameran, olahraga dan lain lain. sementara pada jam sekolah , tempat ini selalu diramaikan oleh murid murid sekolah terdekat untuk melaksanakan kegiatan ekstakurikulernya, menjelang siang pun taman sekartaji akan bertambah ramai, biasanya banyak warga maupun wisatawan yang hanya sekedar nongkrong maupun mencari kesejukan. 

Perlu diketahui bahwa untuk memasuki taman ini kita tidak dibebani biaya apapun alias gratis, hanya kita perlu menyediakan ongkos parker saja. Fasilitanyapun cukup lengkap, ada Kamar mandi, WC, Musholla, fasilitas air minum portable juga disediakan oleh pengelola.

Satu hal yang semakin menambah keindahan taman sekartaji adalah ketika malam hari, deretan lampu lampu taman yang redup dikombinasi dengan sinaran lampu hias pada air mancur semakin memanjakan suasana yang semakin syahdu merindu.

Buat para wisatawan lokal maupun luar daerah jangan kuatir pula karena dimalam hari banyak para pedagang kaki lima dan deretan café lesehan jagung bakar di trotoar jalan sekitar taman yang semakin membuat kita kerasan hingga lupa jika malam semakin dalam.

Nah buat sahabat semesta yang penasaran, wajib lo mampir di Taman Sekartaji.

Kediri keren ya..!?


Sabtu, 25 November 2023

JAGOAN MENULIS, INI DIA TIPSNYA

"Didalam ruangan yang syahdu ditemani hangatnya kopi dan Sinaran mentari pagi, disini... mata hati dan fikiran kita terbuka bahwa diluar sana banyak hal luar biasa yang tercipta lewat goresan tinta."

 Salam sehat selalu sahabat semesta, Pers Release saat ini masih menjadi sesuatu yang sangat penting bagi sebuah perusahaan untuk menciptakan opini positif pada masyarakat.
 
Biasanya Pers Release ini di buat oleh Bidang Humas yang mana bagian inilah yang menjadi ujung tombak bagi sebuah perusahaan ketika harus berhadapan dengan masyarakat secara umum dan media sosial pada khususnya.

Pers Release merupakan sebuah karya tulis  pendek yang didalamnya mencangkup seluruh maksud atau tujuan sebuah perusahaan yang disampaikan kepada khalayak sehingga  bisa diterima dengan baik serta menghindari informasi informasi yang menyesatkan yang mungkin saja terjadi.


Untuk membuat sebuah Pers Release yang berbobot dan berkualitas perlu adanya kemampuan profesional dari seorang penulis.
Lalu apa saja hal hal yang perlu diperhatikan saat membuat sebuah Pers Release yang berkualitas.

Mengutip dari sebuah pelatihan yang dinarasumberi Kediripedia pada Kamis, 2 November 2023 disebuah Gedung Mewah di Kota Kediri, ada satu hal penting bagaimana cara jago membuat tulisan. 
 
"Untuk menciptakan sebuah karya tulis yang berbobot maka harus mengandung enam unsur pokok, yaitu 5W + 1H", demikian ucap rekan Kediripedia waktu itu.

Apa saja unsur unsur penting dalam 5W+1H tersebut, demikian penjelasannya:

1. WHAT
W yang pertama adalah What atau Apa, lebih jelas apa yang ingin disampaikan oleh seorang penulis dalam karyanya, dalam hal ini adalah JUDUL dari sebuah Pers Release. Judul yang baik adalah ketika dari judul saja siapapun yang membaca sebuah tulisan sudah bisa mengetahui isi dan maksud secara keseluruhan.

2. WHERE
W yang kedua adalah Where atau dimana. Sebuah tulisan tentu akan terpercaya ketika terdeskripsikan secara jelas dimana sebuah informasi itu terjadi.

3. WHEN
W yang ke tiga adalah When atau kapan.
Ini sangat erat hubungannya dengan WHERE dan berkaitan erat antara tempat kejadian berpadu dengan waktu.

4. WHO
W yang keempat adalah Who.
Merupakan unsur yang tidak kalah pentingnya tentang siapa saja yang terlibat langsung dalam sebuah kegiatan sehingga perlu disampaikan dalam sebuah Pers Release ataupun sebuah laporan. Seorang tokoh yang fenomenal akan lebih menarik ketika foto yang kita sertakan sudah bisa menggambarkan seluruh tujuan sebuah program.

5. WHY
Biasanya dalam sebuah laporan maupun Pers Release sangat perlu untuk diketahui maksud dan tujuan apa sehingga diadakan sebuah program, dengan harapan siapapun yang membaca akan terpengaruh secara emosional.

6. HOW
Terakhir, unsur yang menjadi pamungkas sebuah karya tulis adalah How atau bagaimana. Semakin menarik seorang penulis mengaplikasikan ide, program, maupun informasi secara utuh namun singkat dalam bentuk tulisan semakin berkualitaslah hasil secara keseluruhan tulisannya, sehingga mampu menghipnotis masa.

Demikianlah tips singkat cara membuat sebuah laporan maupun sebuah Pers  Release yang baik dan selamat mencoba ya sahabat semesta.



Rabu, 22 November 2023

CERITA ANAK PANTAI

 


          Dering alarm menunjukkan pukul 02.00 WIB, dinginnya pagi masih terasa merasuk ubun ubun membuat mata seolah tidak mau untuk diajak bangun, tapi rencana menghabiskan liburan hari ini membuat kita harus bergegas menyiapkan segala sesuatunya. Sementara aku harus berusaha membangunkan si kecil dan kakaknya yang masih bermalas malasan diranjang sedangkan sang bunda sudah mulai menyiapkan semua bekal yang akan kita bawa nanti sepanjang perjalanan.

          Hari itu Minggu yang meski diguyur hujan rintik tapi terasa cerah di hati kami karena memang acara kita sudah tidak bisa ditawar lagi. Tepat pukul 04.30 sehabis subuh berangkatlah kita menyusuri jalan yang masih sepi dan basah karena rintik hujan yang terlihat malas untuk reda.

          Seperti biasanya tiap kali diajak rekreasi pasti sikecil yang paling semangat, duduk di deret kursi belang si Ame, sepanjang jalan seolah tidak pernah sepi oleh ocehan dan tawa riang keduanya, alunan music yang mengalun sepanjang jalan semakin membuat syahdu perjalanan itu.

          Hampir 1,5 jam menyusuri aspal perkotaan, tidak terasa sudah dua kota terlewati, Kediri dan Tulungagung, tapi hujan masih juga membuat basah jalan kami. Ketika melewati sebuah kelokan jalan yang mulai terlihat mulus dan baru, suasana pegunungan mulai terasa menentramkan.

Jalur Lintas Selatan atau JLS begitu orang orang menyebutnya, jalanan berkelok diantara tebing tebing bukit dan karang gunung yang dipahat membuat rasa ingin berlama lama untuk melewatinya.

Setiba ditujuan kami langsung menngelar sarapan diatas tikar diantara unit unit mobil Tua kita yang penuh cerita. Sederhana namun bahagia.

Pantai Gemah disini gulir laju ban mobil kita terhenti, diantara teduh pohon cemara dan siraman cahaya surya yang masih malu malu menampakan dirinya.

Hampir setengah hari kita menyusuri bibir  pantai, bercanda dengan asinnya air laut, serta barisan karang dan lembutnya pasir di pagi itu. Tiada kata yang pantas terucap, tiada kalimat yang bisa menggambarkan kecuali terciptanya sebuah puisi pujian atas ciptaan yang Maha Kuasa .

Dibibir pantai berpasir gelap
Cerita dimulai meski waktu masih asyik untuk terlelap
Debur ombak beriak seakan hendak menerkam ceria si anak pantai
Langit biru dan semburat surya seolah menjadi saksi cerahnya hati
Kaki mungil menapak tinggalkan jejak
Barisan hijau pinus mengombak ciptakan sajak.
Tuhan, meski waktu singkat terlewati
Disinilah kutahu arti syukur pada Illahi.

Jumat, 17 November 2023

TIPS MURAH MENORMALKAN ALAT CUKUR SOAK

 

Salam sehat selalu sahabat semesta, Pasti kalian tidak akan asing dengan kegiatan mencukur jenggot maupun bulu bulu halus di wajah ataupun dibagian tubuh lainnya. Sering kita menggunakan banyak alat cukur, seperti alat cukur elektrik maupun alat cukur manual, nah untuk alat cukur manual ini ada banyak sekali jenisnya ada yang produksi pabrikan dengan berbagai macam dan jenis pisau cukur, bahkan ada pula yang melengkapi dengan rangkaian beberapa pisau mulai dari 1 sampai 3 lapis pisau, tujuannya supaya menghasilkan hasil cukuran yang halus dan menawan.

Akan tetapi banyak para pengguna yang merasa kurang puas oleh hasil cukur produk buatan pabrikan tersebut, karena biasanya malah sulit memotong meskipun banyak lapis pisau yang digunakan, pasti sebel banget kan guys.

Buat sobat semesta yang lebih memilih jenis alat cukur manual yang model jadul, yang menggunakan refil silet untuk mata pisaunya kebanyakan lebih bagus hasilnya.

Pernah mimin mendapatkan pertanyaan,

“Kenapa pada saat memakai pisau cukur manual, ketika digunakan mata pisaunya tidak memotong maksimal atau tumpul, seolah olah seperti tidak ada mata pisau didalamnya”.

Nah kali ini mimin akan berbagi solusi untuk permasalahan diatas ya guys, alat yang perlu kalian sediakan adalah:

1.     1. Alat cukur jenggot jadul manual

2.      2Silet, mimin rekomendasikan yang merk “GILLETE” ya guys

3.       3Klip Kertas

Caranya mudah ya guys:

1.       Potong Klip kertas menjadi setengah bagian seperti pada gambar dibawah ini ya sob:

2.       Pasang potongan klip kertas tadi pada alat cukur yang menempel dibagian gagang



3.       Selanjutnya pasang pisau cukur lalu tutup dengan penutup alat cukurnya




4.       Alat siap digunakan.

Dan dijamin alat cukur sahabat pasti berfungsi normal jaya dan hasil cukurannya halus menawan.

Demikian ya tips kali ini, senang bisa berbagi ilmu dan semoga bermanfaat untuk semuanya.

Kamis, 16 November 2023

GRONJONG WARITI, WISATA SUNGAI HARAPAN

 

Salam sehat selalu ya sobat semesta,  rasanya gak bosan bosan ya kalau menceritakan tentang wisata Kediri. Pagi itu dibawah siraman cahaya mentari yang semburat diantara daun-daun bamboo, gemericik air mengalun syahdu, seorang anak kecil menatap aliran sungai yang jernih seakan ingin menghambur berbasah basah menghabiskan waktu liburannya yang tinggal sehari.

Gronjong Wariti, memiliki arti yang mendalam khususnya bagi warga Desa Mejono Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri, Gronjong yang artinya anyaman kawat penahan erosi sungai dan Wariti yang berasal dari Bahasa sansekerta yang artinya Pengharapan. Dahulu Gronjong wariti hanyalah sebuah sungai irigasi yang membelah tepat ditengah desa Mejono, kondisinya sangat kotor, bau dan sering digunakan untuk tempat membuang sampah oleh warga yang tidak bertanggung jawab, tapi kini sungai itu telah disulap oleh warga menjadi sebuah wahana wisata air yang menarik dan memberikan harapan baru untuk seluruh penduduknya.

Untuk bisa sampai kesana teman teman hanya memerlukan waktu sekitar 30 menit dari pusat kota Kediri,  sesampainya dilokasi kita tidak akan kesulitan untuk menemukan tempat parkir kendaraan karena banyak sekali halaman rumah warga yang digunakan untuk tempat parkir, ongkosnya pun tidaklah mahal hanya Rp. 2000 untuk sepeda motor dan Rp. 5000 untuk mobil.

Memasuki area wisata kitapun tidak dibebani tiket masuk alias gratis ya guys,  sepanjang jalan menuju wahana kalian akan dimanjakan oleh kreasi warga yang menghiasi setiap sisi kanan dan kiri jalan, banyak dekorasi yang terbuat dari barang barang bekas yang dibuat sedemikian rupa dengan warna warni yang menarik serta pemasangan eksterior tulisan tulisan motivasi  dan juga gambar gambar lucu yang semakin mempercantik spot spot foto yang tersebar dihampir semua sudut Gronjong wariti.

Wahana utama di Gronjong wariti memanfaatkan aliran sungai sepanjang 1 km dengan lebar sekitar 15 m, disana ada Perahu wisata yang dapat diisi sebanyak 15 orang, ada juga perahu kayuh angsa untuk 2 orang, dan bagi yang menyukai tantangan disediakan pula wahana rafting atau susur sungai. Banyak juga wahana untuk bermain balita maupun anak anak, diantaranya ada ATV, mandi bola, kolam renang mini, kereta mini, kolam pancing. Tersedia pula tempat pertemuan dan mini karaoke yang bisa dimanfaatkan untuk acara komunitas.

Untuk sobat semesta yang ingin menikmati makanan dilokasi tersedia pula jajanan tradisional yang pasti akan memanjakan lidah para pengunjung, ada getuk, nasi jagung, tiwul, cenil, berbagai minuman tradisional, seperti jamu, legen dan lain lain yang disajikan secara menarik diwarung warung kecil dibawah pohon bamboo yang rindang. Untuk jam bukanya mulai jam 08.00 s.d. 16.00, dan biasanya akan ramai pada akhir pecan dan libur sekolah.

Bagi sahabat semesta yang akan pulang jangan lupa membawa oleh oleh yang banyak dijual di sekitar wisata Gronjong Wariti.

Kediri keren ya sob..!!

Selasa, 14 November 2023

SELOMANGLENG, DESTINASI WISATA YANG EKSOTIK

 

Salam Sehat selalu sahabat semesta, kali ini saya akan mengenalkan salah satu tempat wisata yang eksotik yang ada disisi sebelah barat kota Kediri, tepatnya dilereng Gunung Klotok.

Selomangleng adalah satu dari beberapa pilihan tempat wisata pegunungan di Kediri. Selo yang berarti Batu, dan Leng yang berarti Lubang, Selomangleng lebih dikenal orang orang sebagai Goa tempat pertapaan pada masa kerajaan Kahuripan.

Perlu sahabat ketahui bahwa disini merupakan komplek tempat wisata di  wilayah Desa Pojok Kecamatan Mojoroto Kota Kediri yang meliputi, Goa Selomangleng itu sendiri, Museum Airlangga, Taman Selomangleng dan juga Kolam Renang Goa Selomangleng.

Untuk sampai ke kawasan Selomangleng kita hanya perlu menempuh jarak sekitar 2,5 km dari pusat kota Kediri, jalan yang kita laluipun tidak begitu menanjak sehingga memudahkan para wisatawan untuk datang menggunakan alat transportasi apapun, tempat parkirnya juga sangat luas dan teduh. Tiket masuknya pun juga murah, untuk anak-anak Rp. 2000 sedangkan untuk dewasa hanya 4000, bila ingin memasuki kawasan kolam renang dan Museum Airlangga harga tiketnya pun tidak lebih dari Rp. 5000,-.

Dilokasi Goa Selomangleng kita bisa menikmati keindahan hasil karya nenek moyang kita melalui pahatan relif yang ada di dinding Goa, patung patung masa lampau rapi ditata oleh pengelola semakin mempercantik pemandangan di sekitar Goa yang senantiasa teduh dan sejuk oleh sebuah pohon besar yang hidup tepat diatas batu Goa yang akarnya menancap kokoh di dinding Goa bagian selatan yang selalu menghijau meskipun dimusim kemarau. Disana kita bisa berjalan jalan mengitari Goa, masuk ke bagian dalam goa yang seperti tempat pertapaan, kita juga bisa naik ke atas Goa, duduk duduk nongkrong sambal menikmati indahnya kawasan wisata Selomangleng dari atas batuan Goa.

Disebelah selatan area Goa Selomangleng kita juga bisa menikmati dan berkeliling komplek taman hiburan Selomangleng, ada banyak mainan anak anak disana, mulai kereta kelinci, motor dan mobil listrik mainan, kuda poni yang bisa kita tunggangi dengan harga yang murah untuk sekedar mengeksplorasi taman. Bagi sahabat yang hoby merenang ada juga komplek kolam renang didalam are taman. Tiket masuk juga murah hanya Rp. 4000,- kita bisa berenang dan bersantai bersama keluarga maupun sahabat, cukup bagus kolam renangnya, ada patung macan putih tepat ditengah tengah kolam yeng berbentuk angka delapan dan terbagi menjadi dua, satu kolam untuk balita dan satu sisi untuk dewasa. Ada juga prosotan bagi yang suka tantangan yang semakin memanjakan bagi para penggemar olah raga renag sekaligus menguji nyali di prosotan yang tingginya sekitar 15 meter.

Dibagian luar tepatnya didepan Goa Selomangleng kita juga disajikan tempat wisata pendidikan berupa Museum Airlangga, disana berisi benda benda purbakala peninggalan kerajaan Majapahit, Kahuripan , Kerajaan Kediri diantaranya ada Patung, Prasasti, alat alat kesenian jaman dahulu, andong jaman nenek moyang, uang koin kuno, foto foto Kediri pada masa lampau dan masih banyak lainnya yang cocok untuk tempat rekreasi pendidikan khususnya untuk anak sekolah.

Jadi buat sahabat semesta yang penasaran dan kepingin tahu lebih dekat tentang Wisata Selomangleng jangan ragu ragu untuk datang kesana. 

Lagi lagi Kediri keren ya gaesss…!!!

Senin, 13 November 2023

MOBIL TUA SEJUTA CERITA



Dia bernama SUZUKI AMENITY 1300 CC, dan ini adalah mobil pertama yang aku miliki ya sobat. Mobil keluaran 1991 ini dilihat deretan angka tahun pembuatannya saja sudah unik banget apalagi unitnya, dijamin hanya SANG PEJUANG  yang kesemsem untuk mengkoleksi ini mobil.

Memang semenjak mendapatkannya sama sekali tidak kepikiran harus memilih mobil jenis apa dan yang bagaimana karena aku sama sekali tidak tahu apa apa soal mobil dan hanya bermodal ngebet pingin punya saja, hehehe...

Tapi Alhamdulillah akhirnya Tuhan menjodohkan aku dengan dia yang unik ini, kenapa unik karena jikalau aku bawa keluar orang orang pada tanya, " ini mobil apa ya...?? ", "sampai segitunya kalian?", tanyaku dalam hati. Tapi apa memang dulunya si dia tergolong jenis tidak familiar dijamannya ya hingga banyak yang tidak mengenalinya? "ah sudahlah yang penting sekarang aku suka", kembali ucapku dalam hati.

Si Ame, begitu panggilan akrabku buat dia, pertama kenalan langsung suka sampai sampai tidak peduli ada yang aneh dan mungkin banyak kekurangan  padanya. Warnanya biasa saja, tidak menunjukkan kesan baru, malah terlihat begitu tua, hehehe... jalannya juga biasa saja, suaranya juga biasa saja, ada musiknya meski kadang bunyi kadang tidak, tapi akhirnya bisa aku boyong sampai rumah juga.

Hampir 1 bulan kenalan sampai pada fase makin sayang, awalnya ku ajak jalan hanya keliling kampung dan sekarang sudah mulai berani jalan jalan naik gunung.

Si Ame memang istimewa dari mulai ku miliki hingga sekarang ada saja cerita dan kemauannya yang tidak bisa ditunda, mulai dari ganti sepatu baru, aksesoris baru,sampai yang paling bikin esmoni ketika harus rawat inap dan habisin uang belanja buat kesehatannya karena musti turun mesinnya. Ya memang semua itu karena sang empunya belum tahu sifat dan karakter dia saja.

Alhamdulillah hingga saat ini aku masih setia dengannya, begitu pula dia dengan setia menemani kami sekeluarga dalam suka dan gembira. Meski pernah dia kusakiti saat pertama kali aku membawa dia ke rumah barunya, hehehe.... hingga sekarang lukanya belum bisa terobati, hahaha...


Motuba penuh cerita, harapan untuk kebahagiaan keluarga lah yang membuat aku setia padanya, meski berharap suatu saat bisa memiliki si roda empat seperti harapan dan impian kami sekeluarga.

Motuba benar benar penuh cerita.



Minggu, 12 November 2023

KEDATON BUMI ARSY, CAFE JUARA LERENG WILIS


Dibatas senja lereng gunung Wilis,  kala matahari mulai malu malu menyembunyikan diri, riang tawa Komunitas Riding Hore sedang asyik menikmati manis dan lezatnya durian sore itu.


Kedaton Bumi Arsy, demikianlah suasana yang selalu terlihat di sebuah Cafe yang terletak di Dusun Ngasinan, Desa Pagung Kecamatan Semen Kabupaten Kediri, tepatnya dilereng gunung Wilis.
Bagi wisatawan lokal maupun luar Kediri akan selalu menjadikan tempat ini sebagai tujuan wisata yang selalu bikin kangen untuk didatangi kembali.

Sebelum sampai dilokasi kita akan disuguhi pemandangan pegunungan diantara jalur berkelok naik dan turun yang akan kita lalui, sejuknya semilir angin dan hijaunya alam pedesaan seakan membuat perjalanan semakin terasa begitu singkat.

Begitu sampai dilokasi kita akan langsung disuguhi keramahan alam dan bangunan bertemakan Jawa yang kental, rumah joglo berukir menjadi ciri khas setiap Gasebo dan tempat tempat peristirahatan juga tempat makan yang tenang dan mengasikkan.

Ramah karyawan dan pramu saji semakin melengkapi keindahan Kedaton Bumi Arsy sebagai tujuan rekreasi pilihan yang bisa kita nikmati bersama keluarga, sahabat maupun acara bersama komunitas.


Ada banyak hal menarik ketika kita berkunjung disini, tempatnya yang luas, bersih, juga tempat parkir yang nyaman menjadi pelengkap dari banyak spot foto yang ada disetiap sudut Cafe. Belum lagi lingkungan pegunungan yang menjadi pemandangan utama diKedaton. Lembah, barisan bukit yang menghijau, sawah teras Siring yang memukau semakin memanjakan mata siapa saja yang datang.

Ada satu sisi dimana pengelola menyediakan tempat bersantai tepat di sebelah barat dengan gelaran rumput hijau juga kursi serta meja klasik yang ditata begitu unik yang akan memanjakan muda mudi yang lagi kasmaran. Apalagi suasana malam hari disini semakin terasa syahdu merindu diantara siraman cahaya lampu lampu taman.

Tidak ketinggalan menu menu yang ditawarkan cukup memanjakan lidah pengunjung dengan harga yang relatif murah. Dan jangan lupa ketika disana memesan menu andalan Ayam Kedaton dan wedang Kedaton ya sobat semesta.

Kedaton Bumi Arsy buka setiap hari Ya sobat dan biasanya akan sangat ramai pada akhir pekan, dan sekedar saran akan lebih baik ketika kesana mengambil waktu pagi hari dan sore hari menjelang senja karena kita pasti akan bisa menikmati keindahan maksimal  alam pegunungan dan juga Sunrise maupun Sunset.

Nah penasaran kan pastinya sobat semesta, lagi lagi Kediri Keren kan...!!

Jumat, 10 November 2023

BOL BUTUH, CEROBONG TERTINGGI DI PULAU JAWA..?

 

salam sehat selalu sahabat semesta, kali ini mimin akan berbagi cerita tentang sebuah bangunan cagar budaya yang ada di Kabupaten Kediri. Sebuah cerobong asap yang tingginya mencapai 100 meter ini berdiri tegak di tengah tengah perkampungan tepatnya di Desa Butuh Kecamatan Keras Kabupaten Kediri. Saking tingginya sehingga masyarakat sering menyebutnya dengan julukan Monas Jawa.

Cerobong asap yang didirikan pada masa penjajahan Belanda ini dulu sekitar tahun 1800 an, merupakan bagian dari sebuah bangunan pabrik gula yang juga terbesar di pulau Jawa pada masanya, dan pada saat terjadinya perlawanan oleh warga pribumi pada penjajah Belanda, bangunan pabrik gula tersebut dihancurkan oleh rakyak Indonesia karena diduga sebagai markas atau tempat persembunyian pasukan Belanda, tapi hingga kini yang masih tersisa adalah hanya cerobong asap yang menjadi saksi bisu perjuangan rakyat Indonesia melawan penjajah.

Konon diceritakan pada saat pembangunannya hanya menggunakan campuran tetes, kapur dan batu bata, serta banyak menelan korban pribumi karena terjatuh saat proses pendiriannya. Kini bangunan yang memiliki luas sekitar 10 meter persegi tersebut telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai cagar budaya di Kabupaten Kediri.

Bagi sahabat semesta yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai Bol Butuh, sahabat hanya perlu menempuh waktu perjalanan sekitar 30 menit dari pusat kota Kediri kearah selatan.

Lagi-lagi Kediri keren ya gaess…!!

Kamis, 09 November 2023

KISAH HEROIK DIBALIK PETILASAN MBAH BONCOLONO

 

Salam sehat selalu sahabat semesta, ketika kita berbicara tentang Kediri pasti tidak akan lepas dengan adanya gunung Klotok dan bukit Maskumambang yang terletak disisi barat kota. Ada sebuah Petilasan yang menjadi bukti bahwa diKediri dahulu pernah ada sebuah kisah heroik putra daerah yang sampai sekarang masih menjadi legenda jalan ceritanya.

Astana Mbah Boncolono terletak dipuncak bukit Maskumambang tepatnya berada disebelah timur Gunung Klotok. Petilasan Mbah Boncolono merupakan komplek pemakaman yang didalamnya ada tiga buah makam, diantaranya adalah makam Mbah Boncolono, makam Tumenggung Poncolono, dan makam Tumenggung Mojoroto yang menjadi cikal bakal nama dari Kecamatan Mojoroto.

Pada tahun 2004 Petilasan Mbah Boncolono diambil alih pengelolaannya oleh pemerintah Kota Kediri untuk dijadikan Cagar Budaya sekaligus menjadi salah satu obyek wisata di Kota Kediri.

Petilasan Mbah Boncolono itu sendiri memiliki keterkaitan  dengan petilasan Ki Ageng Gentiri yang terletak di Kelurahan Banjaran, yang sekarang kita kenal sebagai Ringin Sirah.

Ada kisah kepahlawanan pada masa lalu yaitu pada jaman penjajahan Belanda.

Perlu kita ketahui bersama bahwa pada jaman penjajahan Belanda masyarakat Kediri sangat menderita Mbah Boncolono yang sakti tergerak hatinya untuk membantu rakyat Kediri, dia akhirnya melalukan pencurian kepada menir2 belanda yang kaya untuk diberikan kepada orang orang miskin. Itulah kenapa akhirnya Beliau diberi julukan Pencuri Budiman atau Maling Gentiri. Singkat cerita karena sepak terjang dari Mbah Boncolono tersebut membuat marah dan sangat merepotkan Belanda karena tiap kali beliau dikepung selalu saja dapat meloloskan diri, bahkan ketika dia sudah dibunuh tetapi masih bisa hidup kembali karena beliau memiliki ajian Pancasona.

Tapi akhirnya Belanda bisa mengetahui kelemahan dari kesaktian Mbah Boncolono, bahwa untuk bisa benar-benar membunuh sang maling gentiri maka jasadnya harus dipisahkan antara tubuh dan kepalanya dan harus dikubur berseberangan atau dipisahkan oleh sebuah sungai. Akhir nya Mbah Boncolono bisa dibunuh oleh Belanda. Jasad Beliau dimakamkan di puncak bukit Maskumambang sedangkan kepalanya dikubur didaerah yang sekarang kita kenal sebagai Ringin Sirah yang tepatnya berada dibelakang Kediri Mall.

Sebuah kisah yang menarik ya sahabat semesta, dibalik keindahan alam bukit Maskumambang ternyata ada kisah Robin Hood asal Kediri. Untuk bisa sampai ke petilasan Mbah Boncolono yang berada dipuncak bukit Maskumambang maka kita terlebih dahulu harus meniti tangga berundak yang jumlahnya sekitar 500 anak tangga. Cukup menguras tenaga juga ya sobat, tapi semua itu akan terbayar oleh keindahan alam yang bisa kita nikmati dari puncak bukit. Pemandangan kota Kediri yang indah akan membuat kita berlama lama di atas bukit sembari menikmati matahari terbit maupun matahari tenggelam apabila kita naik ke puncak pada sore hari.

Buat yang penasaran tentang cerita disana, buruan ya berkunjung, tidak akan rugi kok, 

Kediri keren abiss…!!